Ini 3 Unsur Wajib Profesionalisme ASN

PANGKALPINANG - ASN yang profesional harus memenuhi 3 (tiga) unsur, yakni kualifikasi, kompetensi dan kinerja. Hal ini disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Susanti saat memberikan Ceramah Pelatihan Dasar Angkatan VIII Golongan III Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan judul “Profesionalisme ASN”, di Aula Natar Praja, BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang, Kamis (10/11/2022) sore.

Peserta Pelatihan Dasar berjumlah 40 (empat puluh) orang merupakan CPNS Pemerintah Kota Pangkalpinang yang didominasi oleh Jabatan Fungsional Tertentu (JFT).

Susanti yang memulai karirnya di dunia ASN sebagai JFT juga membagi pengalamannya selama 30 tahun mengabdi.

“Saya Maret 1992 sudah jadi PNS. Jadi orang-orang fungsional itu enak. Ngga perlu disuruh, sudah tahu apa dan bagaimana mengerjakan tugasnya, untuk mengumpulkan angka kredit,” kata Susanti.

Tidak sekedar mengumpulkan angka kredit, sambung Susanti, tapi pegawai JFT harus benar-benar memahami bidang yang digelutinya agar dapat memaksimalkan kebermanfaatannya.

“Tentunya bukan sekedar mencari angka kredit tapi angka kredit yang dikumpulkan itu ada manfaatnya. Saya dulu jadi Penyuluh. Saya harus tahu apa yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari pil, IUD, sampai steril. Kalau KB dengan pil itu harus berapa banyak dikumpilkan untuk angka kreditnya dan lebih baik IUD. Kalau steril, itu hanya untuk kasus tertentu. Nah, yang seperti ini harus paham. Kalau masih kurang, gali lagi informasinya. Bisa ikut seminar atau konsultasi,” sambungnya.

Unsur-unsur profesionalisme ASN juga mampu menghapus stigma negatif terhadap ASN yang selama ini berkembang di masyarakat.

“Sebagai abdi negara, niatkan dan fokus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Yakin, kalau kita sudah berniat atau bertekad seperti itu, kita akan bahagia bekerja karena dapat memberikan hal positif, yakni manfaat bagi orang lain. Sebagai ASN kita dinilai oleh siapa saja dan dari sudut mana saja. Untuk itu, jaga selalu marwah kita, dimanapun kita berada. Ini merupakan gambaran nilai “Loyal” dalam Core Values ASN “BerAKHLAK”, ucapnya.

Bersyukur, fokus dan niat baik akan membuat pekerjaan menjadi lebih ringan. Disamping itu, rasa percaya diri yang lahir dari rasa syukur juga menjadi modal kita melaksanakan tugas dengan baik.

“Kalian adalah orang-orang terpilih. Harus bersyukur. Dari ribuan orang yang memperebutkan pekerjaan ini, kalian bisa lolos. Jadi, jangan menyalahgunakan kepercayaan Tuhan yang telah memberikannya kepada kalian dan harus percaya diri dengan kemampuan kalian. Rasa percaya diri itu lahir dari rasa syukur karena bisa dipercayakan kesempatan ini. Buktikan kalau kita memang orang yang tepat untuk menjalani profesi ini. Buktikan kalau kita kompeten. Caranya bagaimana? Cari tahu apa yang dibutuhkan masyarakat,” lanjutnya.

Diakhir ceramahnya, Susanti sempat menyampaikan bahwa kedepan BKPSDMD akan memformulasikan “BerAKHLAK” dengan versi yang disesuaikan dengan kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sesi ceramah juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan SDM, Fery Hardianto beserta jajaran, Kepala Bidang Mutasi, Promosi dan Penilaian Kinerja Aparatur (MPPKA), Rusdianto dan pengasuh Latsar.

Penulis: 
Ernawati Arif
Fotografer: 
BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Editor: 
Fery Hardianto (Kepala Bidang PSDM)
Sumber: 
BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Berita

15/01/2020 | BKPSDMD
28,505 kali dilihat
17/08/2024 | BKPSDMD Babel
13,095 kali dilihat
19/05/2016 | BKPSDMD
12,808 kali dilihat
25/08/2023 | BKPSDMD Babel
10,727 kali dilihat
18/03/2021 | BKPSDMD Babel
9,993 kali dilihat
10/08/2023 | BKPSDMD Babel
7,130 kali dilihat
01/11/2024 | BKPSDMD Babel
5,508 kali dilihat