Pangkal Pinang - Plh. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dora Wardani mengatakan, SDM aparatur harus terus mengembangkan dan meningkatkan kompetensi sebagai ilmu dalam beradaptasi dengan perkembangan dan kemajuan zaman yang begitu dinamis. Untuk itu, BKPSDMD terus melakukan upaya untuk menjadi penyelenggara pelatihan yang profesional dengan memperjuangkan status akreditasi yang mumpuni.

"Kegiatan Visitasi yang kita laksanakan pada hari ini bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari rangkaian proses penjaminan mutu yang telah diamanatkan oleh berbagai regulasi. Sebagaimana kita ketahui bersama, dasar pelaksanaan kegiatan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi sebagai hak sekaligus kewajiban bagi setiap ASN agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional," kata Dora dalam sambutannya pada acara Pembukaan Visitasi Akreditasi Program Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia secara daring dari kantor BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkal Pinang, Rabu (8/7/2026).

Pelaksanaan program pelatihan struktural kepemimpinan di BKPSDMD berpijak pada Keputusan Kepala LAN Nomor 316/K.1/PDP.09/2023 tentang Penetapan Program Pelatihan Struktural Kepemimpinan. Kemudian, proses akreditasi yang menjadi inti kegiatan hari ini berpedoman pada Peraturan LAN Nomor 13 Tahun 2020 tentang Akreditasi Pelatihan ASN, serta Keputusan Kepala LAN Nomor 244/K.1/HKM.02.2 tentang Pedoman Penjaminan Mutu Pelatihan ASN. Kedudukan dan kewenangan BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai penyelenggara pelatihan juga diperkuat oleh Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2024 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berbagai landasan hukum tersebut menjadi pijakan dalam memastikan bahwa setiap program pelatihan diselenggarakan benar-benar memenuhi standar mutu yang ditetapkan, bukan sekadar formalitas administratif semata.

"Kegiatan penjaminan mutu yang dilaksanakan oleh LAN memiliki makna yang sangat penting bagi kami. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan program pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM aparatur secara sistematis dan berkelanjutan. Kami memahami bahwa akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah proses pembelajaran dan perbaikan yang terus-menerus, sehingga penyelenggaraan pelatihan yang kami lakukan senantiasa relevan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur di daerah kami," sambungnya.

Penilaian akreditasi mencakup berbagai komponen yang saling terkait, mulai dari aspek kelembagaan, SDM penyelenggara, sarana dan prasarana, kurikulum, hingga proses pembelajaran dan evaluasi hasil pelatihan. Setiap komponen tersebut telah dipersiapkan oleh Tim Akreditasi BKPSDMD dengan sebaik-baiknya.

"Kami berharap melalui kegiatan visitasi ini, Tim Asesor dapat memberikan masukan, arahan, serta catatan perbaikan yang konstruktif, sehingga pada saat visitasi resmi nanti, kami dapat tampil dengan persiapan yang lebih matang dan optimal. Perlu saya sampaikan pula, bahwa dalam proses akreditasi ini, terdapat beberapa komponen penilaian yang menjadi perhatian utama, mulai dari komponen input yang meliputi kelembagaan, SDM, kurikulum, serta sarana dan prasarana; komponen proses yang mencakup pelaksanaan pembelajaran, metode, dan pengelolaan pelatihan; hingga komponen output yang menilai capaian kompetensi peserta serta kebermanfaatan pelatihan bagi instansi asal peserta. Ketiga komponen tersebut saling berkaitan satu sama lain, sehingga penilaian yang dilakukan bersifat menyeluruh dan tidak dapat dipandang secara parsial," jelasnya.

Kami menyadari sepenuhnya, lanjut Dora, bahwa untuk memenuhi setiap komponen penilaian tersebut, diperlukan kerja keras, konsistensi, serta komitmen bersama dari seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan PKP, baik dari sisi kelembagaan, tenaga pengajar, maupun tenaga kependidikan. Oleh karena itu, kegiatan visitasi hari ini menjadi momentum yang tepat bagi kami untuk melakukan evaluasi diri secara jujur dan objektif sebelum menghadapi penilaian yang sesungguhnya.

Sebagai gambaran, hingga saat ini BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memperoleh sejumlah capaian akreditasi yang patut disyukuri bersama, antara lain Akreditasi Bintang 1 sebagai Lembaga Penyelenggara Pelatihan, Akreditasi A untuk program Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Akreditasi A untuk program Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa, Akreditasi B untuk pogram PKP, Akreditasi B untuk Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS), dan juga Akreditasi B  untuk Pelatihan Penanggulangan Bencana.

"Capaian-capaian ini menjadi modal sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan pelatihan, termasuk pada program PKP yang menjadi fokus utama kegiatan visitasi kita pada hari ini. Kami berkomitmen agar program ini dapat naik peringkat akreditasinya, sejalan dengan upaya kami untuk memberikan pelayanan pengembangan kompetensi yang terbaik bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," tuturnya.

Sebagai lembaga pelatihan yang telah terakreditasi, BKPSDMD memiliki tugas untuk melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan di bidang kepegawaian serta di bidang pendidikan dan pelatihan. Dalam konteks ini, BKPSDMD memiliki peran strategis dalam pengembangan SDM di daerah, khususnya dalam mencetak ASN yang memiliki kompetensi kepemimpinan, integritas, serta kemampuan manajerial yang mumpuni dalam menjalankan tugas pengawasan di berbagai unit kerja.

Program PKP sendiri merupakan salah satu program strategis dalam mendukung sasaran pengembangan kompetensi aparatur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Melalui program ini, diharapkan dapat melahirkan Pejabat Pengawas yang tidak hanya memahami aspek teknis dan administratif, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu menggerakkan timnya untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Hal ini sejalan dengan visi pengembangan kompetensi aparatur di Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengarah pada terwujudnya birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

"Kami menyadari bahwa target dan sasaran pengembangan kompetensi tidak dapat dicapai tanpa dukungan sistem penjaminan mutu yang kuat. Oleh karena itu, kehadiran Bapak/Ibu Tim Asesor pada hari ini sangatlah berarti bagi kami, karena melalui proses pravisitasi ini, kami dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai sejauh mana kesiapan kami dalam memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan," ujarnya.

Dora mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi kepada Tim Asesor LAN yang telah berkenan meluangkan waktu untuk hadir secara virtual dalam melaksanakan kegiatan visitasi ini.

"Kami memahami bahwa proses ini memerlukan ketelitian, waktu, serta tenaga yang tidak sedikit, dan kami sangat menghargai dedikasi Bapak/Ibu dalam menjaga mutu penyelenggaraan pelatihan ASN di seluruh Indonesia. Kami juga ingin menyampaikan bahwa seluruh jajaran kami, mulai dari Widyaiswara, pengelola pelatihan, hingga tenaga kependidikan, telah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut kegiatan ini. Kami membuka diri seluas-luasnya untuk menerima masukan, kritik, maupun saran perbaikan dari Bapak/Ibu Tim Asesor, karena kami meyakini bahwa setiap catatan yang diberikan akan menjadi bekal berharga bagi kami dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan program PKP kedepannya," tutupnya.

Pada kesempatan ini, Dora didampingi oleh Tim Akreditasi Bidang PSDM BKPSDMD. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara terkait sarana dan prasarana BKPSDMD, diakhiri dengan Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Hasil Penilaian Visitasi Akreditasi.