Pangkal Pinang - Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Pratama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara resmi ditutup oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD), Dora Wardani. Penutupan dilangsungkan secara daring pada hari Kamis (9/7/2026) dan dihadiri oleh Direktur Bidang Pendidikan dan Pelatihan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Toto Purbiyanto, para Maheswara BPIP, serta para undangan.
Dalam sambutannya, Dora mengatakan nilai-nilai Pancasila diibaratkan sebagai ruh bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam berperilaku.
"Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memperkuat karakter ASN yang berintegritas, profesional, serta memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Nilai-nilai Pancasila bukan sekadar untuk dipahami tetapi harus menjadi landasan berpikir, bersikap, dan bertindak dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai pelayan masyarakat," kata Dora.
Setiap rangkaian pembelajaran dalam Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila adalah ilmu yang sangat berharga dan bermanfaat bagi ASN, mengingat paparan zaman yang semakin hebat. Sehingga, nilai-nilai Pancasila harus selalu diperkuat dalam diri setiap abdi negara.
"Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan disiplin, mulai dari pembelajaran mandiri melalui e-learning hingga kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Semangat belajar yang ditunjukkan mencerminkan komitmen bapak dan ibu dalam meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat jadi diri sebagai ASN yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila," lanjutnya.
Dora menilai ilmu yang telah didapat harus diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan karena sejatinya nilai-nilai Pancasila tidak dapat dilepaskan dari kehidupan setiap manusia.
"Pelatihan ini tentu bukan akhir dari proses pembelajaran. Justru setelah kembali ke unit kerja masing-masing, tantangan yang sesungguhnya adalah bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Jadilah teladan dalam menjunjung tinggi integritas, mengedepankan semangat gotong royong, menghargai keberagaman, memberikan pelayanan yang adil, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan," jelasnya.
Apresiasi juga disampaikan Dora kepada para pengajar dan semua pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya penyelenggaraan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila yang pertama kalinya.
"Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada para narasumber, tim pengajar, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga pelatihan ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar," ucapnya.
Dirinya berharap agar para peserta juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila tersebut dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di Perangkat daerah masing-masing, sehingga dapat meningkatlan profesionalitas dan intergitas diri sebagai abdi negara.
"Akhirnya, saya berharap ilmu, wawasan, dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing, sekaligus memperkuat budaya kerja ASN yang berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif," harapnya.
Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Pratama diselenggarakan pada tanggal 6 sampai dengan 9 Juli 2026 secara blended learning. Seluruh peserta berjumlah 40 orang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.