Pangkal Pinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) menyelenggarakan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Angkatan I Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026. Latsar CPNS telah dimulai sejak 29 Juni sampai dengan 11 September 2026 mendatang.
Mewakili Gubernur, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto meresmikan pembukaan latsar CPNS secara daring, Kamis (9/7/2026). Beliau mengatakan, kemajuan zaman menuntut abdi negara bersikap adaptif terhadap tuntutan kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik.
"Saat ini, kita berada di era dimana ekspektasi publik terhadap birokrasi tumbuh begitu tinggi. Secara umum, isu aktual Aparatur Sipil Negara (ASN) secara nasional menuntut adanya transformasi digital, efisiensi birokrasi, dan profesionalisme mutlak. ASN tidak bisa lagi bekerja dengan pola pikir lama yang kaku dan lambat. Kita dituntut untuk tanggap terhadap perubahan global yang serba cepat," kata Fery.
Berbeda daerah berbeda pula medannya. Dikenal sebagai daerah tambang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi penyelenggara pemerintah. ASN sebagai penggerak roda pemerintahan wajib memiliki profesionalitas dan integritas untuk mewujudkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mampu mengayomi masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
"Terkhusus di provinsi yang kita cintai ini, tantangan yang kita hadapi sangat spesifik. Sebagai daerah kepulauan yang kaya akan potensi alam, namun juga memiliki dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan yang kompleks, seperti tata kelola wilayah pasca tambang, optimalisasi konektivitas antar pulau, hingga penguatan pelayanan publik yang merata, Bangka Belitung membutuhkan aparatur yang cekatan," ujarnya.
Latsar CPNS Angkatan I ini diikuti oleh 17 (tujuh belas) orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan 3 (tiga) orang lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Dengan kedua latar belakang pendidikan ini diharapkan dapat menjadi amunisi dalam memperkuat kinerja pemerintah.
"Kehadiran saudara sekalian, khususnya dengan latar belakang keahlian transportasi dari STTD dan Kepamongprajaan IPDN, harus mampu menjawab tantangan-tantangan lokal tersebut secara taktis dan solutif," katanya.
Fery menginstruksikan agar selama mengikuti pelatihan dasar dan ketika bertugas nanti, para peserta Latsar benar-benar menanamkan dan berlandaskan pada core values ASN, yaitu BerAKHLAK. Para peserta harus berorientasi pelayanan, memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, wajib akuntabel, bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan. Selain itu, para peserta juga harus menunjukkan performa yang kompeten dengan terus belajar, bangun suasana yang harmonis di lingkungan kerja, tunjukkan sikap loyal kepada bangsa dan negara, jadilah aparatur yang adaptif terhadap inovasi, dan selalu kedepankan nilai kolaboratif dalam bekerja lintas sektoral.
"Ingatlah, bahwa menjadi ASN bukanlah untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Sejatinya, ASN adalah pelayan masyarakat. Ubah mindset kekuasaan menjadi mindset pelayanan. Kemuliaan profesi kalian bukan terletak pada jabatan atau seragam yang kalian kenakan, melainkan pada seberapa besar manfaat dan kemudahan yang bisa kalian berikan kepada masyarakat Bangka Belitung," ujar Fery.
Selama mengikuti Latsar ini, peserta memiliki kewajiban penuh untuk mematuhi seluruh peraturan dan tata tertib yang telah ditetapkan oleh panitia dan penyelenggara pelatihan.
"Jaga kedisiplinan, tunjukkan interitas yang tinggi, dan seraplah setiap materi serta bimbingan dari para Widyaiswara dengan sungguh-sungguh. Latsar ini bukan sekadar formalitas untuk mengubah status dari CPNS menjadi PNS, melainkan kawah candradimuka untuk membentuk karakter, mental, dan etika kerja yang kuat sebelum kalian terjun ke medan pengabdian," pesannya.
Besar harapan, para peserta mampu mengemban dan menunaikan amanah sebagai pelayan masyarakat yang berAKHLAK. Mampu menjadi arus utama, para pemimpin masa depan yang visioner, berintegritas, dan inovatif. Pemimpin yang mampu mengangkat harkat derajat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta mampu mengharumkan nama Negeri Serumpun Sebalai ini di kancah nasional maupun internasional melalui prestasi dan dedikasi nyata.
Acara pembukaan dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala BKPSDMD, Dora Wardani, Tim Pengembangan SDM BKPSDMD, beserta para undangan.