Pangkal Pinang - Dewan Pengurus (DP) KORPRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan Pengarahan dan Pemberian Tali Asih KORPRI, di ruang Tanjung Pendam, lantai 2 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang, Kamis (9/4/2026). Tali asih KORPRI diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purnabhakti periode Januari - April 2026.

Mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Plt. Asisten Administrasi Umum, Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selaku Wakil Ketua III DP KORPRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asyraf Suryadin mengucapkan selamat kepada para ASN yang telah menunaikan tugas pengabdiannya dengan baik.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan terima kasih kepada Saudara para ASN yang telah memasuki masa purnabhakti (pensiun). Penghargaan yang setinggi-tingginya juga tak lupa Saya sampaikan atas pengabdian diri Saudara selama ini kepada pemerintah untuk kepentingan masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ucap Asyraf saat membacakan sambutan Gubernur.

Masa purnabhakti merupakan kemerdekaan versi ASN dan bagaimana kemerdekaan itu akan diisi dengan aktivitas yang bermanfaat kedepannya.

“Masa pensiun adalah masa merdeka dan kebahagiaan karena telah menuntaskan tugas dengan selamat dan sehat sampai akhir. Ibaratnya inilah yang disebut dengan akhir yang husnul khotimah. Hendaknya masa pensiun dijadikan kesempatan kedua bagi kita untuk lebih leluasa dan bebas untuk mengembangkan diri dalam berkarya," sambungnya.

Memasuki masa purnabhakti dalam keadaan sehat merupakan suatu anugerah yang sangat berharga. Waktu yang dimiliki kini dapat dimanfaatkan dengan jauh lebih leluasa, terutama untuk membersamai keluarga.

"Pensiun dari ASN patut disyukuri karena masih dalam kondisi sehat. Manfaatkanlah masa pensiun dengan berbagai kegiatan. Optimalkan lah waktu yang Saudara miliki dengan melakukan berbagai kegiatan, baik kegiatan sosial maupun keagamaan, juga kegiatan lainnya yang Saudara sukai," katanya.

Momen pemberian tali asih ini sekaligus menjadi pengingat bagi ASN yang masih aktif agar dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk memberikan pengabdian terbaik demi membangun dan memajukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

“Kepada ASN yang masih aktif, momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme. Apa yang telah diteladankan oleh senior harus dilanjutkan dengan penuh tanggung jawab. Hal ini kunci dalam menjaga kepercayaan publik. Sehingga ketika pensiun nanti tidak menyesal karena sudah menyia-nyiakan waktu,” lanjutnya.

Pesannya, good governance hanya bisa dicapai oleh sumber daya manusia aparatur yang profesional dan berintegritas. Selagi aktif, jadilah ASN yang memberikan kontribusi nyata melalui kinerja yang berkualitas.

“Tingkatkan kinerja dan ethos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jangan berhenti untuk terus belajar dan berinovasi. Dengan demikian kualitas birokrasi akan semakin meningkat,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batubara juga menyatakan hal yang senada, bahwa organisasi PWRI siap menyambung semangat para ASN yang telah pensiun.

"Selagi aktif, ada KORPRI. Sekarang ada PWRI, yang siap mewadahi kawan-kawan yang sudah pensiun, agar tetap dapat produktif," ujar Toni.

Purnabhakti bukan berbarti berhenti dari segala aktivitas, melainkan memiliki keleluasaan akan waktu dan tempat untuk lebih banyak berbuat.

"Kami di PWRI mencoba untuk berkembang dengan lebih baik lagi. Dengan waktu dan tempat yang kita miliki, kita masih bisa tetap produktif. Mari kita sama-sama aktif di PWRI dan terus mengembangkan diri dan tetap memberi untuk negeri," ungkapnya.

Jumlah penerima tali asih sebanyak 28 orang, yakni 24 orang Golongan IV, 3 orang Golongan III, dan 1 orang Golongan I. Acara juga dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan, selaku Wakil Ketua IV sekaligus Sekretaris DP KORPRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deasy Mutiara Putri selaku Branch Manager PT. Taspen dan Ryansah selaku Branch Manager dari Bank Mandiri Taspen.