Pangkal Pinang - Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali mengadakan webinar untuk menjaga produktivitas kinerja Aparatur sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di bulan Ramadan. Webinar yang juga dibuka untuk umum ini mengangkat tema Kesehatan Mental dan Manajemen Stres Dunia Akhirat.
Kepala BKPSDMD, Darlan mengatakan kondisi kesehatan baik jiwa maupun raga yang seimbang sangatlah penting dan menentukan kualitas hidup seorang manusia.
"Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Artinya kalau tubuh kita sehat, insya Allah jiwa kita juga pasti sehat. Keseimbangan kesehatan jiwa dan raga memberikan kemampuan berpikir dengan optimal bagi manusia," kata Darlan saat membuka webinar di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2026).
Dinamika birokrasi yang kian menuntut ASN untuk selalu dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, maka kondisi sehat jiwa dan raga bagi seorang ASN adalah mutlak.
"Ada beberapa hal yang melatarbelakangi mengapa kita memilih tema ini, pertama Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang menegaskan bahwa setiap pegawai ASN wajib melakukan pengembangan kompetensi secara terus-menerus agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi dan perubahan zaman," katanya.
Kemudian, "Webinar ini juga sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan mental serta strategi manajemen stres yang komprehensif bagi ASN dan sebagai literasi kesehatan mental, penguatan strategi coping yang adaptif guna mewujudkan ASN yang sehat, tangguh, dan berintegritas," tambahnya.
Kesehatan mental adalah kondisi ketika seseorang mampu mengelola emosi secara stabil, berpikir jernih dan rasional, berfungsi produktif dalam pekerjaan, menjalin hubungan sosial yang sehat, dan memaknai hidup secara positif.
Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengenali sumber stres (stresor), mengatur respons emosi dan pikiran, dan menggunakan strategi coping yang sehat. Manajemen stres juga dapat dilakukan melalui pendekatan dunia akhirat dengan menekankan keseimbangan antara tanggung jawab profesional (dunia), serta nilai spiritual dan makna hidup (akhirat).
Kesehatan mental yang tidak stabil atau terganggu dapat mempengaruhi kualitas hidup, baik kehidupan pribadi, dalam pekerjaan maupun lingkungan sosial lainnya.
"Kesehatan mental yang buruk akan berdampak pada pengambilan keputusan yang tidak optimal, hubungan kerja yang kurang harmonis, dan menurunnya kualitas pelayanan," ujarnya.
Begitu juga sebaliknya, dengan kesehatan mental yang baik juga akan memberikan dampak positif pada kualitas kehidupan.
"ASN yang sehat mentalnya akan lebih profesional, stabil emosinya, dan berintegritas. Dengan demikian, kualitas pelayanan publikpun akan semakin meningkat dan mampu memberikan citra yang baik, serta kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah," lanjutnya.
Di akhir webinar, Darlan juga kembali mengingatkan agar para ASN selalu mengembangkan kompetensinya sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan serta kemajuan zaman.
"ASN harus adaptif dengan perkembangan zaman yang sangat dinamis. Caranya membekali diri dengan menambah ilmu pengetahuan dan mempelajari keterampilan baru sesuai dengan minat masing-masing. Dan yang terpenting, jangan lupa adab dulu baru ilmu. Setinggi-tingginya ilmu yang kita punya tidak akan ada artinya kalau tidak memiliki akhlak yang mulia," tuturnya
Webinar ini diikuti oleh 900 (sembilan ratus) peserta, yakni melalui zoom sebanyak 700 (tujuh ratus) orang dan 200 (dua ratus) orang melalui YouTube. Kesehatan Mental dan Manajemen Stres Dunia Akhirat ini merupakan webinar seri ke-3 (tiga). BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terus membawakan webinar dengan tema-tema menarik lainnya sepanjang tahun 2026 hingga akhir tahun nanti.