PANGKAL PINANG — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkuat komitmen peningkatan kualitas penyelenggaraan pelatihan ASN melalui Continuous Improvement Forum (CIF) Penjaminan Mutu Lembaga Penyelenggara Pelatihan yang digelar di Aula Natar Praja, BKPSDMD Babel, Air Itam, Pangkal Pinang, Rabu (23/9/2026).

Forum tersebut menghadirkan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Army Winarty, beserta Tim Direktorat Penjaminan Mutu Pembelajaran LAN RI. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan tata kelola lembaga dan program pelatihan di lingkungan BKPSDMD Babel.

Kepala BKPSDMD Babel, Dora Wardani, mengatakan CIF tidak dimaknai sebagai seremoni, tetapi momentum untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Hal tersebut sejalan dengan hasil Penilaian Akhir Akreditasi Program Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang memperoleh nilai 85,782 dengan predikat B.

“Kami tidak memaknai hasil tersebut sebagai kemunduran, melainkan sebagai cermin bagi kami untuk terus memperbaiki mutu penyelenggaraan pelatihan,” ujar Dora.

Menurutnya, BKPSDMD Babel telah menerima enam aspek rekomendasi perbaikan dari LAN RI yang mencakup perencanaan program pelatihan, penyelenggaraan, monitoring dan evaluasi, hasil penyelenggaraan, pembiayaan, serta sarana dan prasarana penunjang. Seluruh rekomendasi tersebut menjadi dasar untuk menyusun langkah perbaikan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.

Melalui CIF, BKPSDMD Babel juga mengharapkan pendampingan dari Tim Direktorat Penjaminan Mutu Pembelajaran LAN RI, khususnya dalam penguatan tata kelola lembaga dan program pelatihan serta penyusunan rencana aksi peningkatan mutu untuk pelaksanaan sepanjang tahun mendatang.

Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN RI, Army Winarty, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen LAN RI dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pelatihan bagi ASN.

“BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah salah satu lembaga pelatihan yang kita pastikan dan menjadi bagian dari komitmen kami untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pelatihan bagi ASN,” kata Army.

Army menekankan bahwa penyelenggaraan pelatihan tidak boleh berhenti pada proses pembelajaran. Menurutnya, keberhasilan pelatihan perlu dilihat dari dampaknya terhadap peningkatan kinerja ASN dan manfaat yang dihasilkan bagi organisasi maupun pelayanan publik.

“Pelatihan tidak hanya sekadar pembelajaran, tetapi juga memastikan pelatihan itu sendiri memberikan dampak yang jauh lebih penting,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penjaminan mutu sebagai bagian integral dari penyelenggaraan pelatihan. Lembaga pelatihan, kata Army, tidak cukup hanya menjalankan fungsi pelayanan publik melalui penyelenggaraan pelatihan, tetapi perlu memastikan manfaatnya dapat dirasakan hingga pada peningkatan kinerja dan dampak positif lainnya.

Karena itu, Army mendorong agar penjaminan mutu tidak hanya dilakukan ketika proses akreditasi berlangsung, tetapi menjadi sistem internal yang berjalan secara konsisten. Ia meyakini BKPSDMD Babel dapat terus berkembang dengan menjadikan setiap catatan perbaikan sebagai peluang untuk memperkuat kinerja lembaga dalam pengembangan kompetensi ASN.

“Kita berharap penjaminan mutu tidak hanya terjadi saat proses akreditasi, tetapi ada penjaminan mutu internal agar prosesnya terus berjalan. Apalagi Kepala Badannya, Bu Dora, sangat mendukung. Ada komitmen baru dan harapan baru, maka pasti bisa menjadi lebih baik,” tutur Army.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang Peningkatan Mutu Lembaga Pelatihan Secara Berkelanjutan, Kebijakan Penjaminan Mutu dan Akreditasi Pelatihan ASN, Coaching Penguatan Tata Kelola Lembaga Penyelenggara dan Program, dan Penyusunan rencana Aksi Tata Kelola Lembaga dan Program Pelatihan.