Pangkal Pinang - Untuk melengkapi proses pembelajaran, peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 melaksanakan Studi Lapangan ke Pemerintah Kabupaten Bangka. Rombongan dipimpin oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan didampingi Kepala Bidang PSDM, Lia Meyana beserta tim. Kedatangan rombongan diterima oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka, Thony Marza di Kantor Bupati Bangka, Sungailiat, Selasa (28/4/2026).
Thony mengucapkan selamat datang kepada rombongan yang telah menjadikan Pemerintah Kabupaten Bangka sebagai tempat pembelajaran bagi para peserta PKA.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka, Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Studi Lapangan PKA Angkatan I Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebuah kehormatan bagi kami dipilih sebagai lokus benchmarking atau studi lapangan," ucap Thony.
Studi lapangan ini merupakan tahapan krusial dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator dengan tujuan utama adalah mengamati, mempelajari, dan mereplikasi praktik-praktik baik (best practices) yang ada di tempat kunjungan, yang kemudian dapat diadaptasi untuk meningkatkan kinerja di instansi masing-masing.
Dalam rangka mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Bangka, berbagai upaya secara konsisten dan intensif terus digiatkan.
"Kabupaten Bangka, dengan visi yang terus kami kejar, berupaya konsisten dalam meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang responsif dan profesional. Kami meyakini bahwa belajar dari tetangga adalah cara tercepat untuk memperbaiki diri," katanya.
Dirinya juga berharap, kunjungan ini dapat menjadi kesempatan evaluasi terhadap implementasi inovasi yang ada di Perangkat Daerah yang menjadi lokus studi lapangan.
"Kami harap bapak/ibu dapat meninjau langsung inovasi-inovasi yang sedang kami terapkan. Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi yang telah kami lakukan, khususnya dalam hal kepemimpinan digital dan pelayanan publik yang berdaya saing," lanjutnya.
Selaku pimpinan rombongan, Kepala BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan mengucapkan terima kasih atas penerimaan Pemerintah Kabupaten Bangka terhadap para peserta PKA.
"Kami sangat berterima kasih karena sudah diterima dengan baik di Pemerintah Kabupaten Bangka. Hari ini kami membawa para peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 untuk melaksanakan studi lapangan ke 2 Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka," ucap Darlan.
39 peserta pelatihan dibagi menjadi 2 kelompok dengan tujuan lokus ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bangka. Dalam hal ini, para peserta membantu memberikan saran, masukan, atau solusi terhadap permasalahan yang ada pada masing-masing lokus dalam rangka pencapaian target kinerja.
Menurut Darlan, amenitas merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam pelayanan publik karena amenitas yang memadai memberikan rasa nyaman yang berperan besar dalam mempengaruhi psikologis manusia dalam bertindak.
"Amenitas yang dimiliki Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengembangan SDM aparatur. Hal ini juga menjadi upaya kita untuk mendukung percepatan peningkatan kualitas SDM aparatur. Fasilitas yang memadai, lingkungan yang tertata, serta dukungan sarana prasarana yang terus berkembang mencerminkan komitmen daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif," katanya.
Tidak hanya itu, amenitas yang baik juga berpengaruh dan menjadi media dalam proses pembelajaran yang dijalani oleh para peserta pelatihan.
"Keberadaan amenitas yang baik tidak hanya menunjang kenyamanan, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendorong efektivitas pembelajaran lapangan bagi para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat mengamati secara langsung praktik-praktik terbaik di lapangan, sekaligus memperoleh wawasan yang komprehensif untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing di lingkungan kerja mereka," sambungnya.
Darlan berharap para peserta dapat memanfaatkan studi lapangan ini dengan optimal guna memperkaya khasanah pembelajaran.
"Harapannya kawan-kawan peserta bisa memperoleh wawasan baru, ide-ide inovatif, serta perspektif yang lebih luas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Hasil pembelajaran ini diharapkan dapat diterapkan di instansi masing-masing untuk meningkatkan kinerja organisasi," harapnya.
Pesannya, para peserta pelatihan mampu menjadi pejabat yang amanah dan mampu menunaikan tugas yang diemban dengan sebagaimana mestinya.
"Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat menjadi pejabat yang amanah, kompeten, dan profesional. Selain itu, peserta juga diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, berintegritas tinggi, serta meraih kesuksesan dalam mengemban amanah jabatan," tuturnya.
Setelah melakukan studi lapangan, para peserta akan kembali dibimbing untuk membuat rancangan aksi perubahan kinerja organisasi, diberikan pembekalan implementasi aksi perubahan kinerja organisasi, seminar aksi perubahan kinerja organisasi, dan ceramah Kebijakan dan Tindak Lanjut Hasil Pelatihan.