Rapat LO Pornas Korpri XV Tahun 2019

Pangkalpinang –Panitia penyelenggara Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai RI (Pornas Korpri) ke-XV tahun 2019 mengadakan rapat bersama para LO (Liaison Officer), di Ruang Batu Rakit, Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Pangkalpinang, Senin (23/9/2019). Para LO ditugaskan dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Kebandarudaraan, Dinas Perhubungan Babel, Megawati Soeroso selaku Koordinator LO menjelaskan bahwa persiapan hampir rampung.

“Kesiapan LO dalam kegiatan Pornas XV Korpri sudah siap 90 persen, dalam hal kesiapan menghadapi kontingen Pornas Korpri,” kata Megawati.

Megawati menilai kendala yang kemungkinan akan ada pada Pornas tidak signifikan.

“Kendala yang ada dinilai tidak signifikan nilainya dengan kesiapan LO dalam layanan terhadap kontingen dari tiap-tiap provinsi. Jumlah LO sudah mengakomodir semua kontingen yang akan hadir bertanding,” nilainya.

Ditanya terkait kendala yang kerap dihadapi para LO, khususnya untuk event nasional, Megawati mengatakan bahwa kinerja LO memberikan kontribusi pada kelancaran layanan.

“Kendala utama para LO dalam pelaksanaan event nasional terletak pada kinerja LO itu sendiri. Tapi ini akan kita antisipasi dengan melakukan koordinasi antar LO dan koordinator,” katanya.

Khalimo Tabarani, LO yang ditugaskan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel menjelaskan bahwa seorang LO harus menguasai informasi yang kemungkinan dibutuhkan para kontingen atau tamu.

“Sebagai LO, harus mempersiapkan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk para kontingen, seperti informasi ketersediaan tempat menginap, jadi para kontingen yang belum dapat tempat menginap dapat segera diarahkan,” jelasnya.

Disamping itu, Khalimo juga menambahkan bahwa ketersediaan transportasi dan komunikasi yang baik antara LO dan tamu berpengaruh pada kelancaran kegiatan.

“Selain penginapan, informasi ketersediaan kendaraan untuk mempermudah proses transportasi kontingen dari lokasi tinggal dengan venue acara. Seorang LO juga harus dapat berkomunikasi dengan baik dengan koordinator tamu atau kontingen supaya dapat mengikuti jadwal kegiatan sesuai jadwal, sehingga acara dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Khalimo melanjutkan bahwa kerjasama yang baik antara LO dan tamu dapat memperlancar berjalannya acara.

“Kendala yang biasanya dihadapi oleh LO, apabila ada tamu yang susah diajak kerjasama, yang terkadang tidak mengikuti jadwal kegiatan. Ini sangat penting, kalau keduanya bisa bekerja sama dengan baik, acara pasti lancar,” lanjutnya.

Khalimo berharap agar panitia penyelenggara dapat memperhatikan beberapa hal yang menurutnya krusial.

“Harapannya untuk pihak panitia agar menyediakan konsumsi untuk LO dan driver. Hal tersebut mungkin terkesan sepele tapi itu sangat mendasar. Agar LO dan driver dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan tetap bertenaga. Ketersediaan BBM juga sangat krusial. Agar mobilisasi LO dan driver dilapangan menjadi maksimal,” harapnya.

Sumber: 
BKPSDMD
Penulis: 
Ernawati Arif, S.Sos - Pranata Humas Muda BKPSDMD
Fotografer: 
BKPSDMD
Editor: 
RIko Apriyanto, S.Ikom - Kasubbid Data BKPSDMD
Bidang Informasi: 
BKPSDMD