Pemprov. Babel Terima Kunjungan Kepemimpinan Nasional Tk. II Angkatan XXV 2019 Jawa Timur

Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerima kunjungan Kepemimpinan Nasional Tk. II Angkatan XXV Tahun 2019 Provinsi Jawa Timur, di Ruang Pasir Padi, Lantai 3, Kantor Gubernur Babel, Pangkalpinang, Selasa (24/9/2019).

Gubernur Babel diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Sekretariat Daerah Babel, Toni HA Batubara, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Babel Sahirman menyambut senang para peserta.

“Selamat datang di daerah kami, Bumi Serumpun Sebalai, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Inilah daerah kami, daerah dengan kerukunan agama dan ras, pesona alam yang mempesona serta kuliner yang lezat,” sambutnya.

Sesuai dengan tema kunjungan, yakni Pengembangan KUMKM, Toni menjelaskan strategi pemberdayaan KUMKM di Bangka Belitung.

“Strategi pemberdayaan koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah dilaksanakan dengan pendekatan lintas sektor, lintas wilayah dan lintas lembaga. Ada 4 strategi utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, antara lain pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, menurunkan angka kemiskinan dan mengupayakan lingkungan yang mendukung berusaha bagi UMKM dilakukan melalui KUMKM berbasis potensi lokal,” jelasnya.

Toni juga menjelaskan bahwa peningkatan UMKM di Bangka Belitung berdampak positif pada PDRB (Produk Domestik Regional Bruto).

“Jumlah UMKM di Bangka Belitung 2018 tercatat sebanyak 180.509 unit UMKM. Jumlah ini naik dibandingkan 2017 sebanyak 130.457 UMKM. Dari pertumbuhan tersebut, Bangka Belitung menempati urutan ke-9 penyumbang PDRB di Pulau Sumatera,” jelasnya.

Peserta asal Papua Barat, Mousche W. J. Woria menjelaskan bahwa kunjungan atau visitasi ini merupakan salah satu agenda 

“Salah satu agenda dalam kegiatan kami adalah visitasi ke daerah-daerah yang dianggap memiliki potensi pengembangan UMKM yang sangat baik. Dan menurut informasi yang kami terima, Bangka Belitung merupakan salah satu daerah yang pengembangan UMKM-nya sangat baik,” kata Mousche yang menjabat Staf Ahli Bupati Tambrauw, Bidang Pemerintahan, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat.

Sebagai Ketua Kelas, Mousche juga menjelaskan bahwa para peserta akan melakukan kajian pengembangan UMKM di 4 kabupaten/kota di Pulau Bangka.

“Di sini kurang lebih 5 hari. Setelah penerimaan oleh Bapak Gubernur, kemudian kami dibagi 4 kelompok dan kami akan ke 4 kabupaten/kota, yakni Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka Selatan. Fokusnya ke UMKM di kabupaten tersebut yang kami anggap sudah berhasil dikembangkan,” jelasnya.

Terakhir Mousche mengatakan bahwa hasil kajian akan digunakan pada proyek perubahan untuk membangun Pemerintah Daerah.

“Setelah kembali dari sini, berdasarkan kajian tersebut, kami akan menyusun proyek perubahan di instansi kami masing-masing. Proyek perubahan inilah yang menjadi target dari Kepemimpinan Nasional ini artinya setiap peserta akan mampu melakukan suatu proyek perubahan yang dapat kami lakukan sebagai proyek inovasi untuk membangun pemerintahan daerah yang lebih baik,” katanya.

Acara penerimaan diikuti oleh 71 peserta dan dihadiri oleh para Kepala BKPSDMD (Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah) se-Babel atau yang mewakili. Usai acara, kedua pihak saling bertukar plakat dan diakhiri dengan menari bersama salah satu tarian khas Bangka Belitung, yakni Tari Bedincak.

Sumber: 
BKPSDMD
Penulis: 
Ernawati Arif, S.Sos - Pranata Humas Muda BKPSDMD
Fotografer: 
BKPSDMD
Editor: 
RIko Apriyanto, S.Ikom - Kasubbid Data BKPSDMD
Bidang Informasi: 
BKPSDMD