Jalani Masa Pensiun Dengan Keseimbangan Mental dan Finansial

Pangkalpinang – Ucapan terima kasih kembali dilayangkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung diwakili Wakil Gubernur, kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan dan telah memasuki masa purnabhakti (pensiun).

Saya atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengucapkan terima kasih kepada saudara, para PNS yang akan dan telah memasuki masa purnabhakti,” ucap Abdul Fatah dalam sambutannya, di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang, Kamis (24/9/2020).

Abdul Fatah menyebutkan, keseimbangan mental dan finansial sangat penting dalam masa pensiun.

“Ada dua hal atau kunci dalam menjalani masa pensiun, yakni mental attitude dan financial. Keduanya harus seimbang dan untuk menyeimbangkannya kita harus memahami masa pensiun,” sebutnya.

Bagi sebagian PNS, masa pensiun dianggap sebagai suatu keadaan yang tak mudah untuk dijalani. Terutama jika PNS tersebut tidak memahami apa saja yang harus dipersiapkan menjelang masa pensiun. Keadaan ini dapat disebut sebagai gejala post power syndrome, yakni suatu kondisi kejiwaan yang umumnya dialami oleh orang-orang yang kehilangan kekuasaan atau jabatan yang diikuti dengan menurunnya harga diri.

Untuk itu, pembekalan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ini bermaksud memberikan pengarahan dan pembekalan agar dapat membantu para peserta menumbuhkan rasa percaya diri dan memiliki kemampuan sebagai bekal menjalani masa pensiun.

Menurut Abdul Fatah, para peserta harus mampu memanfaatkan masa pensiun dengan optimal.

“Justru di masa pensiun ini kita jadi lebih leluasa memanfaatkan waktu yang ada. Karena tidak terikat dengan waktu dan tempat lagi. Tekuni hobi dan pikirkan bagaimana hobi itu bisa dimaksimalkan manfaatnya, minimal untuk kita sekeluarga,” katanya.

Abdul Fatah melanjutkan, aspek psikologis memegang peranan penting dalam masa pensiun.

“Kita harus memahami masa pensiun ini sebagai suatu yang mutlak. Dimanapun kita bekerja, pasti akan datang masanya berhenti. Jika kita memahaminya, kita justru akan dapat menikmati arti sesungguhnya dari masa pensiun ini dan aspek psikologis kita akan sangat mempengaruhi hal tersebut,” lanjutnya.

Sejumlah hal lain yang harus diterapkan semasa pensiun, diantaranya mengelola keuangan dengan bijak, menyesuaikan gaya hidup dengan ritme yang ada, menghindari cicilan dan membaca hal-hal yang menarik agar pikiran tetap positif.

Usai sambutan, Wakil Gubernur Babel memberikan Tali Asih kepada PNS yang pensiun periode Juni sampai dengan September 2020 secara simbolis, didampingi Sahirman, Kepala BKPSDMD Babel.

Pada acara ini juga, PT. Bank Mandiri Taspen memberikan seminar kewirausahaan PNS pra pensiun kepada ±100 peserta yang hadir.  

Sumber: 
BKPSDMD Babel
Penulis: 
Ernawati Arif
Fotografer: 
BKPSDMD Babel
Editor: 
Riko Apriyanto, S.Ikom - Kasubbid Data BKPSDMD
Bidang Informasi: 
BKPSDMD