Awali Hari Pertama Kerja Wagub Soroti Masalah Perencanaan Daerah

Pangkalpinang – Mengawali hari pertama masuk kerja sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Prov. Kep. Babel) yang baru Abdul Fatah menjadi pembina upacara bendera Senin, 15/05/2017, yang diikuti oleh seluruh pejabat eselon II, III dan IV serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Seperti diketahui bahwa beberapa hari sebelumnya Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2017-2022 telah dilantik oleh Presiden Jokowi di istana Negara (Jumat, 12/05/2017). 

Di hadapan peserta upacara, Wagub mengatakan bahwa kegiatan upacara ini merupakan awal kita saling untuk kenal satu sama lain untuk menjalin kebersamaan antar Aparatur Pemerintah sehingga dapat meningkatkan rasa persaudaraan kita dan dapat memberikan nilai positif bagi perkembangan serta kemajuan negeri yang kita cintai bersama.” Ucap Wagub

Selanjutnya Saya ingatkan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun rencana atau program mari kita lakukan scanning lingkungan terlebih dahulu, apa sebenarnya yang masyarakat butuhkan dan apa sebenarnya yang harus kita layani kepada masyarakat tersebut. Setelah kita tahu potret dari lingkungan yang akan kita jadikan program tersebut barulah kita menyusun sebuah perencanaan, sehingga kita yakin begitu perencanaan ini kita laksanakan dan pada waktu diakhirnya nanti kita lihat hasilnya apakah akan memberikan manfaat kepada masyarakat. Artinya apa yang telah kita rencanakan dan kita sususn tersebut, sudah benar adanya karena itu sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tetapi bila sebaliknya jika menyusun perencanaan dan program dalam menjalankan pemerintahan ini dan hasilnya tidak memberi manfaat kepada masyarakat maka itu artinya kita tidak peka terhadap lingkungan kita.” ujar Wagub

“Kemudian untuk masalah pengawasan yang dikaitkan dengan tugas dan fungsi saya sebagai Wakil Gubernur maka saya akan mengawal, pengawasan itu dimulai dari tahap perencanaannya dan kemudian setelah tahap perencanaan telah mengikuti mekanisme tataran yang benar seperti yang saya katakan tadi dan diikuti dngan penyelenggaraan yang benar, apakah telah dilaksanakan secara akuntabel dan kemudian telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku, agar didalam penyelenggaraan program dan kegiatan-kegiatan tersebut adalah kita mampu untuk mempertanggungjawabkannya secara bersama-sama.” Ucap Wagub

Sebelum menutup sambutanya, Wagub berpesan tiga hal kepada seluruh ASN yang hadir saat itu, yang pertama agar berhati-hati dalam melakukan penyusunan perencanaan daerah, yang kedua hati-hati dalam penyelenggaraannya dan yang ketiga adalah hati-hati dalam melihat, bermaanfaat atau tidak yang kita lakukan ini.” Tutup Wagub. (WV/AH/BKPSDMD Babel 2017)

Sumber: 
BKPSDMD
Penulis: 
Wedius Virkiyan, S.Sos
Bidang Informasi: 
BKPSDMD